Thursday, January 22, 2026

Hadiah Perpisahan

 


Assalamualaikum. 

Kalo ada manusia yang hobi ngumpulin kesedihan, aku keknya bakal jadi juaranya. 

Setelah ibu pergi, kelas kesayanganku juga pergi. Mereka akhirnya menyelesaikan program belajarnya. Sudah kutahan untuk mereka tetap belajar di program lain, tujuan kita memang sudah ga sama lagi, ya, nak, ya?

 

Aku bangga sih, pernah menjadi bagian dari perjalanan mereka. Tak banyak yang aku lakukan. Hanya membersamai dan ikut heboh sendiri dengan apa yang mereka lalui. 

Di hari-hari terakhir itu, pas juga sama hari guru nasional 2025, mereka beri aku banyak hadiah. Maunya nangis menggerung-gerung karena terharu, yakan? Tapi kutahanlah. Tak bisa menangis di panggung. Di belakang meja aja nangisnya, kalo ga ada orang lihat. 

Jadi, sebelum habis kumakan itu kukis dan cokelat, aku foto dulu lah. Novelnya belum sempat aku baca tapi anak perempuanku sudah kusuruh baca. Dia bilang ceritanya bagus. Mini fan nya itu kadang aku nyalakan di meja. Padahal AC di ruangan itu pun dingin juga. 

Lalu, aku akan menunggu mereka dan kabar baiknya. Seperti dulu aku mendapatkan kabar muridku lulus menjadi dokter. Kali ini, aku akan menunggu cerita-cerita sukses mereka sambil terus membersamai setiap langkah kecil semua murid yang kutemui di perjalanan hidupku. 

See you guys on top, I said. And I mean it because I know, you guys will be those who achieve so much and I hope you will stay humble in your long journey to excellence. May Allah bless and protect you and keep you all happy and healthy. 

In loving memory of GHI2 4/25 Class. 

No comments:

Post a Comment