Dan berjihadlah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu, dan Dia tidak menjadikan kesukaran untukmu dalam agama. (Ikutilah) agama nenek moyangmu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamakan kamu orang-orang muslim sejak dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al-Qur'an) ini, agar Rasul (Mu-hammad) itu menjadi saksi atas dirimu dan agar kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia. Maka laksanakanlah shalat; tunaikanlah zakat, dan berpegangteguhlah kepada Allah. Dialah Pelindungmu; Dia sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. (Al-Hajj: 78)
Ustad Nouman menyampaikan bahwa analogi ayat itu adalah bagaikan kita diterima bekerja di sebuah perusahaan padahal kualifikasi kita sebenarnya tidak memenuhi persyaratan namun si perusahaan percaya bahwa kita mampu melaksanakan tugas yang kelak diberikan.
Allah Ta'ala Maha Tahu kualifikasi kita sebagai seorang hamba. Bahkan sholat, tilawah, shaum dan segala ibadah kita adalah tidak ada artinya untuk Allah yang Maha Tinggi. Tapi Allah percayakan amanah menjadi seorang muslim kepada kita karena Allah Maha Tahu bahwa kita mampu menjalankan tugas kita.