Mencari Tulisan

Showing posts with label Catatan Mudik. Show all posts
Showing posts with label Catatan Mudik. Show all posts

Wednesday, January 13, 2016

Catatan Mudik 3: Oleh-Oleh Mudik (Habis)

Suasana di Pusat Oleh-Oleh Mirota, Jogjakarta

Assalamualaikum.

Satu hal yang sangat "mengganggu" pikiran saat mudik adalah oleh-oleh. Walaupun oleh-oleh bersifat sukarela dan tidak ada paksaan untuk membawanya, saya tetap merasa ada yang kurang kalau mudik tak membawa oleh-oleh. Apalagi karena jarak perjalanan yang jauh. Apalagi membawa atau memberi hadiah adalah sunnah agar kita bisa saling menyayangi.

Jadilah saya menulis soal oleh-oleh ini, sebagai pengingat juga jika nanti bingung lagi saat perlu membawa oleh-oleh. Tulisan ini juga sebagai penutup dari seri Catatan Mudik saya. Silakan lihat juga catatan saya tentang Kushimoto dan bandara.

Wednesday, December 30, 2015

Catatan Mudik 2: Antisipasi Masalah di Bandara

Suasana bandara Atatürk Istanbul Jam 4 pagi

Assalamualaikum.

Bandara, tempat yang selalu membuat saya mules. Apalagi bandara Soekarno-Hatta. Apalagi ada cerita ini (ceritanya udah lengkap sama tanggapannya, jadi harap dicermati). Apalagi tas saya juga pernah dicoret-coret. Apalagi..., apalagi...

Walaupun demikian, untuk para pemudik seperti kami, bandara adalah sebuah keniscayaan. Bagaimana bisa ketemu keluarga tercinta kalau ga mau lewat bandara? Mau lewat pelabuhan?

Bandara memang bisa jadi tempat yang memberi pengalaman tidak menyenangkan. Tapi pasti ada hal-hal yang bisa kita antisipasi supaya kegiatan melintas di bandara menjadi menyenangkan. Betul?

Apa saja yang perlu diperhatikan saat kita melintas di bandara?

Monday, December 14, 2015

Catatan Mudik 1: Kisah Tentang Kushimoto

dari Türk Hava Yolları


Assalamualaikum.

Alhamdulillah, tahun ini kami diberi kesempatan mudik lagi ke Indonesia. Ada beberapa cerita yang sudah mendesak untuk disampaikan. Semoga catatan mudik kali ini bermanfaat untuk teman-teman sekalian.

Kisah pertama ini tentang Kushimoto.

Tuesday, April 23, 2013

Cerita Mudik (3): Mengurus Dokumen (KTP-Paspor-Dll) yang Hilang

Tulisan ini adalah pengalaman saya mengurus dokumen-dokumen saya yang hilang saat saya belanja di supermarket Diamond. Dokumen yang hilang adalah KTP saya, KTP anak (2), buku nikah, IKAMET (residence permit) dan paspor (3). Saya akan menuliskan kembali langkah mengurus dokumen tersebut dan semoga informasi ini berguna untuk pembaca sekalian.

Langkah Pertama
Untuk mengurus semua dokumen yang hilang, kita harus memulainya dengan BAP di kantor polisi. Untuk proses BAP, kita harus membawa:
1. Fotokopi KTP yang hilang jika ada ATAU kartu keluarga.
2. Untuk paspor, mintalah kopian paspor yang hilang tersebut dari kantor imigrasi (atau KBRİ) tempat terbitnya paspor tersebut.
*seharusnya proses BAP di kantor polisi tidak dipungut biaya tapi saya dimintai Rp50.000,- untuk satu paspor yang hilang. Untuk dokumen lain, petugas BAP bilang, 'seikhlasnya'. (wadezig!)

Mengurus KTP Hilang
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...