Thursday, March 19, 2015

Beberapa Pelajaran dari The Last Lecture

dari wikipedia


Assalamualaikum.

Setelah buku dari Prof. Feynman, kini giliran buku The Last Lecture. Buku ini pertama kali saya dengar saat saya sedang galau-galaunya. Banyak kutipan dari buku ini saya simpan sebagai dorongan dan obat anti-galau, hehe. Tapi, saat itu saya belum membaca sepenuhnya.



Pagi tadi, akhirnya, saya selesai membaca The Last Lecture (TLL) yang ditulis oleh Randy Pausch, dosen computer science bergelar Ph.D di Carnegie Mellon University, Pittsburgh, Pennsylvania. The Last Lecture adalah nama kuliah umum yang diselenggarakan universitas tersebut. TLL menjadi hits karena ketika memberikan kuliah itu, Randy Pausch didiagnosa terkena kanker pankreas dan hanya akan hidup selama 3-6 bulan lagi. Kanker pankreas adalah jenis kanker yang paling ganas dan 75% penderitanya meninggal dalam hitungan minggu.

TLL berisi sebuah cerita bagaimana cara meraih impian masa kecil. Selain itu ia juga merupakan "warisan" dari Randy Pausch untuk ketiga anaknya yang masih kecil saat ia meninggal tahun 2008.

Terlalu banyak pesan berharga yang bisa jadi pemicu semangat untuk kita yang masih diberi waktu dan kesempatan oleh Alloh swt. Diantaranya:

Experience is what you get when you didnt get what you wanted.

Dont complain; just work harder.

Be prepared. Luck is truly where preparation meets opportunity.

When it comes to men who are romantically interested in you, its really simple. Just ignore everything they say and only pay intention to what they do.

dan favorit saya:
The brick walls are there for a reason. The brick walls are there to give us chance to show how badly we want something.

Buku ini tersedia dalam versi ebook yang bisa diunduh gratis. Selamat membaca.
posted from Bloggeroid
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...