Friday, October 17, 2014

NGAJI di WARTEG: Musim Dingin, Musimnya Orang Beriman

Musim Dingin di Antep


Assalamualaikum.

Suhu udara di Antep sudah turun ke kisaran 10--20 der C tapi belum sampai 0 der atau dibawah 0. Begitulah kalau musim gugur sedang berlangsung. Matahari masih bersinar tapi hangatnya dikalahkan hembusan angin dan ditutupi awan-awan. Kelak, saat musim salju tiba, suhu udara akan makin rendah dan matahari akan bersembunyi di balik awan. Kelabu. Suram. Dingin. Enaknya berselimut tebal sambil minum yang hangat-hangat.
Musim dingin adalah musimnya orang beriman karena  menurut imam Al Hasan Al Basri (rahimahullah), musim terbaik bagi orang yang beriman adalah musim dingin (winter) dengan malam yang panjang untuk shalat dan siang yang pendek untuk berpuasa. Musim dingin menjadi musim orang-orang beriman karena pada musim dingin, ibadah relatif mudah dilakukan. Bandingkan dengan musim panas, siang yang panjang dan panas membuat puasa terasa berat; sementara malam yang pendek membuat shalat malam hampir tak bisa dilakukan.

Musim dingin adalah juga saat meraih ghanimah, dalam musnad Ahmad dan At Tirmidzi, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

الْغَنِيمَةُ الْبَارِدَةُ الصَّوْمُ فِى الشِّتَاءِ

“Ghonimah baaridah adalah puasa di musim dingin.”

Abu Hurairah pernah bertanya, “Tahukah kalian ghonimah baaridah (yang menyejukkan, terasa dingin)?” “Tidak”, jawab mereka (yang ditanya). “Berpuasa saat musim dingin”, jawab Abu Hurairah.

Yang dimaksud ghonimah baaridah bahwasanya ghonimah tersebut diperoleh tanpa melakukan peperangan, tanpa ada rasa capek dan tanpa ada kesulitan sama sekali. Artinya, orang yang mendapatkan ghonimah ini tanpa ada kesulitan sama sekali.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan di musim dingin adalah masalah berwudhu. Jangan sampai air dan udara yang dingin membuat kita berwudhu asal-asalan. Perhatikan pula bagian tubuh yang wajib wudhu tapi tertutupi baju hangat, seperti tangan hingga siku. Pastikan kita sudah membasuhnya dengan sempurna.

"Apabila seorang hamba muslim atau mukmin berwudhu, kemudian dia membasuh wajahnya maka akan keluar dari wajahnya bersama air itu -atau bersama tetesan air yang terakhir- segala kesalahan yang dia lakukan dengan pandangan kedua matanya. Apabila dia membasuh kedua tangannya maka akan keluar dari kedua tangannya bersama air itu -atau bersama tetesan air yang terakhir- segala kesalahan yang dia lakukan dengan kedua tangannya. Apabila dia membasuh kedua kakinya maka akan keluar bersama air -atau bersama tetesan air yang terakhir- segala kesalahan yang dia lakukan dengan kedua kakinya, sampai akhirnya dia akan keluar dalam keadaan bersih dari dosa-dosa." (HR. Muslim dalam Kitab at-Thaharah)

"Umatku (Rasulullah saw) akan tampil pada hari kiamat dengan wajah bersinar, tangan serta kakinya berkilauan dari bekas-bekas wudhu". (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

Yang terpenting, jangan lupa memohon kemudahan dari Allah ta'ala dalam menghadapi musim yang dingin. Tidak ada kemudahan selain daripada Allah swt. Semoga kita semua dapat memaksimalkan ibadah-ibadah kita di musim dingin ini. Aamiin.

sumber:
Muslim Matters
Hadis Pilihan Bab Wudhu
Rumaysho
Ibbaspakistan
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...