Friday, November 21, 2014

NGAJI di WARTEG: Hikmah Sholat

dari tumblr

Assalamualaikum.

Saat-saat terendah dalam hidup adalah saat ketika saya tak tahu harus berbuat apa. Mau marah, tiada berguna. Maunya curhat. Curhat, kalau pada orang yang salah, malah menambah masalah. Curhat pada orang yang tepat, hasilnya adalah hikmah, alhamdulillah.

Saya diingatkan kembali akan hikmah sholat. Begitu banyak orang (bisa jadi termasuk saya) yang sering cuek terhadap sholatnya. Padahal sholat adalah hal paling penting dalam hidup seorang muslim. Ia adalah pembeda muslim dari non-muslim. Ia adalah ibadah pertama yang diperhitungkan Alloh. Ia adalah perintah langsung dari Alloh untuk umat nabi Muhammad saw. Lalu kalau sholat kita amburadul, kira-kira akan seperti apa hidup kita di dunia dan di akhirat kelak?
Sholat sejatinya adalah pengendali kita dari kecenderungan kita untuk berlaku mungkar. Sesuai dengan firman Alloh di dalam Quran surat Al-Ankabut ayat 45:
“Dan dirikanlah sholat, sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar.” 
Ada juga firman lain di dalam surat Maryam ayat 59:
“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.”
Lalu saya teringat segala kesulitan hidup yang saya hadapi bisa jadi karena saya lalai dalam sholat-sholat saya hingga tak bisa lagi saya mencari jalan keluar dari masalah-masalah saya. Perbuatan mungkar yang mungkin saya lakukan kepada mereka di sekeliling saya bisa jadi akibat sholat yang tidak dengan sempurna saya tunaikan. Lalu mengapa saya baru menyadarinya sekarang? Ya Alloh, ampunilah saya.

Sholat adalah pembersih. Ibarat segala kosmetik yang kita oleskan di wajah kita yang ingin kita bersihkan, maka kita memerlukan pembersih. Sholat bukan hanya membersihkan wajah kita dari segala olesan kosmetik tapi juga membersihkan diri kita dari dosa-dosa. Seperti kata hadis:
Dari Abu Hurairah radliyallahu 'anhu berkata, aku mendengar Rasulullah shallalahu 'alaihi wasallam bersabda, “Menurut kalian seandainya ada sungai di depan pintu rumah salah seorang dari kalian di mana dia mandi di dalamnya setiap hari lima kali, apakah masih ada kotorannya yang tersisa sedikit pun?” Mereka menjawab,”Tidak ada kotoran yang tersisa sedikit pun.” Rasulullah saw bersabda, “Begitulah perumpamaan sholat lima waktu, dengannya Allah menghapus kesalahan-kesalahan.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Sholat adalah penolong kita. Ayat yang satu ini pasti sudah sering kita dengar. Jika dalam kesulitan, ayat ini sering dikutip para alim ulama untuk mengingatkan kita cara bertahan dalam kesulitan. Ternyata, selama ini Alloh sudah bekali kita senjata melawan kesulitan. Mengapa kita begitu tak peduli?
“Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu, dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.” (Al-Baqarah: 45)
Sholat adalah yang membuat kita juga tahan banting. Tetap semangat di kala terpuruk dan tak terlena di kala jaya. Sholat membuat kita selalu terhubung dengan Alloh ta'ala, sang Maha Pencipta. Sholat membuat kita kuat dan berdaya.
“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah. Dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan sholat, yang mereka itu tetap mengerjakan sholatnya.” (Al-Ma’arij: 19-23)
Ternyata begitu banyak hikmah sholat yang baru saya sadari hari ini. Tapi rasanya walau begitu dalam hikmahnya, mengapa masih ada saja muslim yang melalaikan bahkan meninggalkan sholatnya, kewajiban utama sebagai seorang muslim. Apakah muslim-muslim ini sudah merasa paling kuat dan berdaya? Apakah mereka pikir mereka sanggup melalui hari mereka tanpa pertolongan Alloh? Apakah ujian-ujian mereka akan selesai tanpa bantuan Alloh? Apakah segala nikmat yang mereka dapatkan bukan dari Alloh?

Lalu saya bersyukur dan tersungkur malu. Alhamdulillah, hari ini Alloh tunjukkan satu lagi kuasaNya. Astaghfirullah, semoga Alloh mengampuni semua kecerobohan dan ketakpedulian kita (terutama saya) atas segala kasih sayang Alloh yang selalu tercurah kepada semua hambaNya.

Semoga tulisan yang tak seberapa ini makin menguatkan keimanan dan keyakinan kita kepada Alloh ta'ala. Aamiin.

Dikutip dari VOA Islam 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...