Sunday, February 16, 2014

Pilihan yang Sehat

Ceritanya saya lagi ikut kuliah online di coursera. Mata kuliah yang saya ambil sekarang adalah Nutrisi Anak yang disajikan oleh Maya Adam MD, dosen dan dokter dari Stanford University. Kuliahnya keren banget ternyata. Alhamdulillah.

Nah minggu ini, topiknya adalah tentang organik dan pilihan makanan yang sehat. Biar sama-sama pinter, saya sudah menuliskan kembali isi video kuliah dokter Maya tentang pilihan makanan yang sehat untuk kita dan planet yang kita tinggali sekarang ini. Semoga bermanfaat.




Kita semua tahu bahwa mengonsumsi sayur dan buah adalah lebih baik daripada mengonsumsi daging. Pada jaman sekarang ini, mengonsumsi daging adalah pilihan yang kurang bijaksana. Kenapa?
Jaman dulu, sapi diternak dengan mengandalkan rumput yang tumbuh dengan bantuan sinar matahari. Rumput tersebut dimakan oleh sapi dan akhirnya sapi menghasilkan kotoran yang berguna untuk si rumput tadi. Si kotoran itu menjadi pupuk untuk si rumput untuk tumbuh lebih banyak lagi. Namanya the closed loop system, sistem yang diterapkan peternak untuk memanfaatkan kembali limbah yang dihasilkan ternak.

Saat ini, sapi diternak dengan pakan jagung dan dalam kandang yang penuh sesak karena pertimbangan pasar. Si jagung ini lebih berlemak sehingga si sapi bisa gemuk dengan cepat dan sangat menguntungkan bagi peternak. Keterlibatan jagung ini juga melibatkan penggunaan bahan bakar yang terbuat dari fosil yang gas buangnya berbahaya bagi lingkungan. Si kotoran sapinya pun tidak bisa digunakan dengan maksimal. Selain itu karena si sapi tinggal di kandang yang penuh sesak, akan sangat mudah buat sapi untuk terkena penyakit. Supaya tidak sakit, para sapi disuntik antibiotik yang berbahaya untuk manusia.

Jika si sapi sudah diambil dagingnya dan dikonsumsi, si daging akan mengandung antibiotik yang akhirnya dikonsumsi oleh manusia. jika kita terpapar antibiotik tersebut, akan terjadi penumpukan antibiotik dalam tubuh dan dan membuat bakteri-bakteri menjadi kebal dan tidak akan mempan dilawan dengan antibiotik lagi.

Gas emisi yang dihasilkan jika kita mengonsumsi daging pun lebih banyak dibandingkan jika kita mengonsumsi sayur atau tahu atau daging ayam yang lemaknya tidak sebanyak daging merah.

Jadi, intinya, jika kita mengonsumsi sayur atau daging selain daging merah, kita sudah membuat pilihan yang lebih sehat tidak hanya untuk diri kita tapi juga untuk planet yang kita tinggali. Insya Alloh.


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...