Saturday, November 16, 2013

(REVİEW) Webinar Sesi #7: Homeschool untuk Anak Usia Dini oleh Rumah Inspirasi

Alhamdulillah sesi ini adalah sesi terakhir dari rangkaian webinar homeschool yang diadakan oleh Rumah Inspirasi. Dan sesi ini merupakan salah satu sesi yang saya tunggu karena saya mempunyai dua anak usia dini yang kini sedang dalam masa-masa belajar bersama di rumah.


Dari sini

Pendidikan anak usia dini (usia 0-6 tahun) yang dilakukan secara homeschool adalah sebuah pilihan strategis dalam proses pendidikan anak. Usia dini adalah usia penting yang membutuhkan keterlibatan orang tua dan keluarga.

Keuntungan yang didapat jika melakukan homeschool untuk anak usia dini adalah kedekatan hubungan anak dan orang tua, membangun dasar pendidikan yang kuat, membiasakan pola hidup dan kegiatan yang sehat, dan juga sebagai masa uji coba pelaksanaan homeschool di masa-masa berikutnya.

Pada prinsipnya homeschool anak usia dini adalah pendidikan pra-sekolah yang melibatkan banyak waktu bermain dan tidak terstruktur seperti di sekolah. Jadi, pendidikan anak usia dini tidak menekankan pada penguasaan mata pelajaran tertentu.

Fokus pendidikan anak usia dini adalah pada pola pengasuhan yang baik dan berorientasi jangka panjang. Orang tua harus mau mengasah dirinya dengan memperdalam ilmu pengasuhan anak (parenting) dan menciptakan lingkungan psikologis yang kondusif agar anak kelak siap berkembang secara akademis. Jadi, yang dilakukan oleh orang tua adalah memberikan stimulus-stimulus dan bukan menciptakan kompetisi yang malah akan berbahaya untuk perkembangan anak. Pelajaran atau keahlian akademis yang memang kelak dipelajari anak hanya sebatas diperkenalkan kepada anak dan ia akan berkembang sendiri secara alamiah. Yang penting adalah keadaan psikologis dan BUKAN kemampuan akademis anak.

Dalam proses pendidikan anak usia dini dikenal istilah better late than early. Tidak perlu terburu-buru untuk anak menguasai kemampuan calistung. Kelak ada masanya ia akan siap menguasai hal tersebut jika orang tua terus memberikan stimulus yang tepat.

Intinya, homeschool anak usia dini bertujuan:
1. membangun pola hidup yang sehat
2. memberikan kenangan manis
3. membangun kebiasaan baik
4. melatih kemandirian
5. membangun ketrampilan sosial
6. mengasah rasa ingin tahu

Secara praktis, homeschool anak usia dini dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan apa yang ada di sekitar (secara pribadi, saya merelakan anak-anak bermain dengan panci dan perabot dapur saya saat saya tak ingin diganggu dengan urusan dapur), melakukan kegiatan khusus bersama anak, melibatkan anak pada kegiatan keluarga (sambil ayah mencuci mobil, anak bisa bermain air), dan menyediakan sarana  untuk anak melakukan kegiatannya sendiri (misal, alat makan yang tidak mudah pecah supaya anak dapat mengambil dan membawanya sendiri).

Tips untuk homeschool usia dini:
1. Waktu dan kehadiran orang tua adalah investasi yang paling berharga
2. Luangkan waktu 15 menit yang efektif tanpa gangguan gadget dll.
3. Merasa senang dengan apa yang dilakukan
4. Memaparkan anak pada multiple intellegences
5. Mengobrol tentang apa saja bersama anak; dan
6. Menyiapkan sarana (baik itu beli atau buatan sendiri) dan memanfaatkannya secara maksimal.

Semoga rangkaian review webinar yang diadakan oleh Rumah Inspirasi ini bermanfaat bagi pembaca sekalian. Happy homeschooling ^_^





No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...